Dibuang sayang, kain perca sisa potongan produksi dari industri fesyen (Zero Waste)

Konsep zero waste secara umum

Zero waste secara umum adalah filsafat yang mendorong perancangan ulang daur sumber daya, dari sistem linier menuju siklus tertutup, sehingga semua produk digunakan kembali. Tidak ada sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan insinerator atau teknologi termal lainnya (gasifikasi, pirolisis). Proses yang terbaik adalah meniru bagaimana sumberdaya di daur ulang secara alami. Definisi Bebas Sampah yang diakui secara internasional, yang digunakan oleh (ZWIA) adalah:

“Bebas Sampah adalah tujuan etis, ekonomis, efisien, dan visioner, untuk memandu masyarakat dalam mengubah gaya hidup dan praktik-praktik mereka dalam meniru siklus alami yang berkelanjutan, dimana semua material yang tidak terpakai lagi dirancang untuk menjadi sumber daya bagi pihak lain untuk menggunakannya.

Bebas Sampah berarti merancang dan mengelola produk dan proses untuk secara sistematis menghindari dan menghilangkan jumlah dan daya racun limbah dan material, melestarikan dan memulihkan semua sumber daya, dan tidak membakar atau menguburnya. Menerapkan Bebas Sampah akan menghilangkan semua pembuatan tanah, air atau udara yang mengancam kesehatan planet, manusia, hewan atau tanaman “

Konsep zero waste di dunia fesyen

Sering kali jika ketika kita membuat baju pasti menghasilkan sisa-sisa potongan kain yang kecil. Ketika sisa-sisa potongan kain ini semakin lama semakin banyak sehingga kita menjadi bingung menggunakannya dan membuang adalah cara tercepat yang bisa kita lakukan sehingga menjadi limbah industri yang dapat merusak lingkungan.

Zero waste di dunia fashion adalah mode tanpa limbah mengacu pada item pakaian yang menghasilkan sedikit atau tidak ada limbah tekstil dalam produksinya. Ini dapat dianggap sebagai bagian dari gerakan mode berkelanjutan yang lebih luas. Seringkali, limbah dihasilkan dengan membuang seluruh potongan karena ketidaksempurnaan kecil pada kain. Fashion zero-waste berusaha untuk menghilangkan ini. Ini dapat dibagi menjadi dua pendekatan umum.

1. Mode tanpa limbah pra-konsumen menghilangkan limbah selama pembuatan.

2. Mode pasca-konsumen tanpa limbah menghasilkan pakaian dari pakaian pasca-konsumen seperti pakaian
bekas, menghilangkan pemborosan pada apa yang biasanya menjadi akhir masa pakai produk dari pakaian. Busana tanpa limbah bukanlah konsep baru, contoh awal pakaian tanpa limbah atau hampir tanpa limbah adalah Kimono, Sari, Chiton dan banyak kostum tradisional rakyat lainnya.

Untuk memanfaatkan sisa-sisa potongan kain ini bisa kita olah menjadi produk jadi yang mempunyai nilai jual seperti :

1. Aksesoris fashion (bros, fake collar/kerah palsu, obi belt/ikat pinggang kain, vest/rompi dll)
2. Aksesoris rambut (bando, bandana, ikat rambut dll)
3. Fashion (jaket, atasan, celana, dress dll) dengan teknik patchwork
4. Home décor dengan teknik quilting (selimut, sarung bantal, karpet)
5. Masker kain non medis

Patchwork adalah kerajinan yang menggabungkan potongan kain perca yang memiliki motif dan warna berbeda menjadi bentuk baru.

Teknik quilting : adalah istilah yang diberikan untuk proses penyambungan minimal tiga lapis kain baik melalui penjahitan manual dengan tangan menggunakan jarum dan benang, atau secara mekanis dengan mesin jahit. Jahitan dibuat di semua lapisan kain untuk menciptakan permukaan empuk tiga dimensi. Ada 3 lapisan kain yang digunakan atas, tengah dan bagian bawah.

Biasanya teknik quilting digunakan untuk pembuatan selimut/bed cover & sarung bantal. Tapi untuk kain perca /sisa potongan untuk baju lebih cenderung menggunakan teknik patchwork kain-kain hanya perlu disambung 1 atau 2 lapis (atas kain-kain yg disambung & bagian bawah ditutup 1 lapisan kain lagi) kemudian kain yang sudah disambung ini bisa dijadikan produk jadi seperti atasan, rok atau sisa kain perca ditempel di produk fesyen jadi untuk ornamen tambahan.

Beberapa informasi diambil dari :
https://en.wikipedia.org/wiki/Zero-waste_fashion
https://id.wikipedia.org/wiki/Bebas_sampah
https://en.wikipedia.org/wiki/Quilting

.

×

Powered by WhatsApp Chat

× Chat via whatsapp disini, bisa kami bantu ?