KAIN ECO PRINT YANG RAMAH LINGKUNGAN

Ecoprint adalah teknik memindahkan warna dan motif dari bahan-bahan alami seperti daun/ bunga/ranting ke material kain atau media lainnya. Karena pada proses pembuatannya menggunakan warna-warna & bahan alami maka kain eco print ini termasuk kain yang ramah lingkungan dan aman untuk kulit yang sensitif terhadap bahan-bahan kimia pewarna sintetis.

Pewarna yang digunakan juga berasal dari alam seperti kayu kayuan, bunga, daun/sayur dan buah/buahan.

Seperti kayu secang menghasilkan warna pink sampai merah tergantung perbandingan air dan pewarnanya
Kayu Mangruve : coklat bisa coklat muda
Kayu Tegeran + Tunjung = Hijau
Manggis dan kayu merah : merah bisa sampai ke maroon
Jalawe : kuning hingga coklat bisa orange tua Mengkudu : chili red
Kayu Mahoni : merah kecoklatan
indian Kayu Kuning : gold
Manggis = kuning kehijau hijuan
Kayu nangka = fresh yellow bisa ke kuning tua
Kayu merah = maroon
Jambal : Coklat kemerahan
Tinggi : coklat kemerahan
Tegeran : kuning
Ketapang : kuning gold
Indigo fera : biru
Serabut kelapa: coklat muda
Kunyit : kuning keoranye/gold

Proses pembuatan kain eco print sebagai berikut :

Mordanting
Kain dicelup dengan TRO atau detergen dikucek & dibilas sampai bersih. Kemudian kain direbus dengan tawas atau tawas & soda abu dengan suhu 100 C dan didiamkan selama 1 hari
Pemakaian/takaran bahan sbb :
500 gr kain 100 gr tawas 30 gr soda abu 15 lt air
1gr tro utk 1 liter air

Ektraksi
1 kg warna alami dilarutkan dalam 5/6 lt air didihkan 1 jam kemudian disaring pewarna alam siap digunakan

Proses :
Ada 2 teknik yaitu:

  1. Pounding/memukul dengan palu
  2. Steaming/mengkukus 1,5 – 2 jam

Fiksasi
Kain direndam 20 menit dengan cairan sesuai pilihan tawas (cerah), kapur (sedang) & tunjung (gelap), kemudian dibilas hingga air bersih dan dikeringkan di tempat teduh.

Daun sebelum digunakan direndam dengan air berisi tawas (cerah), cuka masak atau tunjung (menghasilkan daun bewarna lebih gelap), pilih salah satu atau bisa berekperimen dengan mencampur 2 bahan selama 1-2 jam kemudian ditiriskan dan dilap dengan kain sampai kering, daun siap dipakai.


Pemakaian bahan/takaran bahan untuk fiksasi sbb :

Tawas/kapur 50gr per 1 lt air
Tunjung 40 gr per 1 lt air

Dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan untuk menghasilkan warna yang bagus

Perawatan kain eco print
Sebaiknya dicuci dengan tangan memakai sabun lerak atau sabun khusus batik
Jangan direndam terlalu lama
Tidak dijemur langsung di matahari

Untuk produk outer atau blouse eco print bisa dibeli di Shopee atau Tokopedia

×

Powered by WhatsApp Chat

× Chat via whatsapp disini, bisa kami bantu ?