Sejarah & Jenis Kain – Kain Brokat

Sejarah kain brokat

Di jaman dulu Kain brokat adalah jenis kain yang kaya akan motif (umumnya bermotif bunga, tanaman & binatang), dibuat dari  pintalan benang tenun yang terbuat dari sutera yang diwarna dengan aksen emas/perak atau tanpa aksen emas/perak. Kata brokat dalam bahasa Inggris “brocade” berasal dari kata yang sama dengan kata “broccoli”, berasal dari kata Itali “broccato” yang artinya kain yang terkesan timbul.

Kain brokat di masa sekarang

Di masa sekarang kain brokat digunakan untuk gaun formal & malam. Batu permata yang di jaman dulu disematkan di kain brokat sekarang digantikan dengan sequin & beading sebagai hiasan dekorasi. Kain brokat sekarang diproduksi secara besar – besaran menggunakan pintalan jacquard dengan tehnik pintalan jacquard dapat dibuat berbagai design yang komplek.

Jenis – Jenis kain brokat

1. Brokat Semi Perancis
Brokat ini lagi “naik daun” menjadi produk yang paling diminati para pecinta kebaya. Betapa tidak, semi Perancis yang dijual di Indonesia (dan kebanyakan memang produk lokal) sudah dijual dalam bentuk panel / potongan pabrik. Rata-rata ukurannya adalah 250x135cm harga bervariasi . Ada juga yang ukurannya 300x150cm, dan kebanyakan adalah produk export. Tekstur kainnya halus, tidak ngaret dan tidak terlalu timbul.

Brokat putih

2. Brokat Prada/ Chemical

Brokat ini bisa jadi brokat yang mahal, sebenarnya yang kalian sering temukan di toko-toko adalah semi-prada atau semi-chemical, karena memang yang asli pastinya mahal banget. Selain itu, pastikan bahwa jenis kainnya kilap atau tidak.
Kain yang kilap harganya akan lebih mahal dari kain yang tidak kilap (doff).

Selain prada/chemical, ada juga kain jenis tile chemical/prada. Yang membedakan adalah tilenya. Pada tile chemical, ada kain tile yang msih menjadi dasar rajutan motif, sedangkan pada chemical, tidak ada lagi kain tile / kain jaringnya.

3. Brokat Cornelly

Brokat Cornelly merupakan jenis brokat dengan tile yang juga sangat cantik jika dijadikan kebaya. Teksturnya timbul dan yang membedakan dengan brokat lainnya adalah adanya benang timbul dipinggiran motif kainnya. Benang itulah yang disebut cord /cornelly, sehingga namanya adalah brokat cornelly.

4. Brokat Jacquardtronic

Brokat jacquardtronic merupakan jenis brokat seperti brokat pada renda. Untuk jenis yang digunakan sebagai kain kebaya, tekstur jacquardtronic tidak jauh berbeda dengan semiprancis. Terkadang, kainnya lebih halus dan lebih tebal dibandingkan semiprancis. Lebarnya bervariasi, mulai dari lebar 1.1 meter – 1.4 meter. Pada umumnya, jenis brokat ini dijual dalam bentuk yard / meter (1 yard = sekitar 0.92 meter)

5. Brokat supertronic
Brokat supertronic merupakan jenis brokat yang stretch atau melar. Motifnya timbul dan kainnya sangat nyaman digunakan (adem, halus). Brokat jenis ini ada juga versi KWnya ciri-cirinya yaitu tidak melar dan tidak terlalu timbul (kalaupun dipegang agak kasar). Brokat jenis ini banyak ditemukan pada kebaya Bali, dengan nama pasarnya : brokat sofia dan brokat rang-rang

6. Brokat Lainnya

Masih banyak jenis brokat lainnya yang tentunya juga familiar di Indonesia, seperti brokat biasa  dan ada juga brokat cord

Sumber : wikipedia & http://brokat-kebaya.blogspot.co.id/2015/09/jenis-jenis-brokat.html